Sistem Pencernaan
KEGIATAN BELAJAR 1
ZAT MAKANAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 1, Anda dapat:
| 1. | Menyebutkan syarat makanan sehat dan |
| 2. | Menjelaskan kandungan bahan makanan. |
SISTEM PENCERNAAN MAKANAN
Saat kalian makan apa yang kalian pikirkan tentang fungsi dari makanan tersebut?
Makanan diperlukan untuk hidup untuk makluk hidup untuk melangsungkan hidupnya
Manusia dalam mengkunsumsi makan harus dalam kategori makanan sehat dan menu yang seimbang
- A. MAKANAN SEHAT
Syaratnya :
- Higienis ;tidak mengandung kuman penyakit dan zat yang dapat membahayakan tubuh
- Bergizi : makanan cukup mengandung karbohidrat ,lemak.protein vitamin,mineral dan air dalam jumlah yang seimbang
- Berkecukupan : dapat memenuhi kebutuhan tubuh pada usia dan kondisi tertentu
Sebutkan fungsi makanan !
1. ………………………..
2. ………………………..
3. ……………………….
- B. ZAT MAKANAN
Makanan sangat penting bagi tubuh, yaitu untuk menjaga supaya tubuh kita tetap sehat dan bugar. Zat makanan berperan dalam proses metabolism tubuh. Zat makanan dibutuhkan manusi dalam jumlah yang berbeda. Ada yang dibutuhkan dalam jumlah banyak (makronutrien) yaitu karbohidrat, protein, lemak dan air. Ada pula yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit (mikronutrien), misalnya vitamin dan mineral
- Karbohidrat
- Unsure penyusunnya : C, H, O
- Macam karbohidrat berdasarkan gugus gula penyusunnya
- Monosakarida (C6H12O6)
v Hanya memiliki satu gugus gula, merupakan komponen dasar penyusun karbohidrat
v Rasa manis
v Mudah larut dalam air
v Contoh : glukosa, fruktosa, galaktosa (heksosa), manosa, ribose, deoksiribosa, triosa, tetrosa, pentose
- Disakarida (C12H22O11)
v Memiliki dua gugus gula
v Rasa manis
v Mudah larut dalam air
v Contoh : sukrosa ( glukosa+fruktosa)
Laktosa (glukosa +galaktosa)
Maltose (glukosa+glukosa)
Salobiosa
- Polisakarida (C6H10O5)
v Memiliki banyak gugus gula
v Berasa pahit/ tidak berasa
v Sukar larut dalam air
v Contoh : amilum/pati (60-300 gugus gula )
Glikogen (gula otot) : 12-16 gugus gula
Selulosa
Pectin
Lignin tersusun dari ratusan/ribuan
Kitin gugus gula
- Sumber karbohidrat
Padi, jagung, gandum, sagu, ketela, kentang, biji-bijian
- Fungsi karbohidrat
- Sumber energi utama yaitu 1 gram kaarbohidrat menghasilkan 4,1 kalori
- Sebagai bahan pembentuk senyawa lain misalnya asam lemak dan asam amino
- Pengatur proses metabolism
- Menjaga keseimbangan asam dan basa
- Sebagai bahan pembentuk struktur sel jaringan dan organ
- Merupakan komponen penyusun gen, contoh ribose dan deoksiribosa
- Membantu proses berlangsungnya buang air besar, contoh selulosa
- Protein
- Unsur penyusunnya : C, H,O, N dan kadang-kadang P dan S
- Komponen dasar penyusunnya adalah asam amino
- Menurut Dr. Rose asam amino dibedakan
1) Asam amino esensial
Merupakan asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari luar tubuh, asam amino tersebut hanya dapat disintesis di dalam sel tumbuhan
Contoh : isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, valin dan triptofan
2) Asam amino semi esensial
Adalah asam amino yang dapat menghemat pemakaian beberapa asam amino esensial misalnya sistin dapat menghemat metionin
Contoh : sistin, glisin, serin, tirosin, arganin dan histidin ( asam amino esensial pada anak-anak )
3) Asam amino non esensial
Adalah asam amino yang dapat disintesis tubuh dengan bahan baku asam amino yang lainnya
Contoh : alanin, asparagin, asam aspartat, asam glutamate, glutamine, prolin
- Sumber protein
1) Protein hewani : ikan daging, susu, telur
Protein hewani merupakan protein sepurna karena mengandung asam amino esensial lengkap baik macam maupun jumlah.
2) Protein nabati : padi-padian, kacang-kacangan, tahu, temped an sayuran.
Protein nabati merupakan protein tidak sempurna karena kandungan asam amino esensialnya kurang lengkap, jumlahnya kurang memenuhi keperluan tubuh untuk pertumbuhan dan mempertahankan kehidupan jaringan yang sudah ada.
- Fungsi protein
1) Mensintesis substansi penting seperti hormone, enzim, antibody dan kromosom
2) Untuk pertumbuhan, perbaikan dan pemeliharaan struktur tubuh mulai dari sel hingga organ
3) Sebagai biokatalisator ( mempercepat reaksi kimia dan biologis )
4) Menyeimbangkan asam dan basa
5) Sebagai buffer ( penyangga PH ) yang efektif
6) Sebagai penghasi energi 1 gr protein : 4,1 kal
7) Membantu mengatur kemampuan tubuh menawar racun zat-zat asing mempertahankan viskositas (kekentalan) darah.
- Lemak
- Unsur penyusunnya : C, H, O dan kadang-kadang P dan N
- Komponen dasar penyusunnya adalah 3 asam lemak dan 1 gliserol
- Macam lemak
Berdasarkan komposisi kimianya
| Macam Lemak | Penyusun | Contoh Senyawa |
| Lemak Sederhana | Trigliserida
1 gliserol + 3 asam lemak |
Lilin, lemak, malam, minyak |
| Lemak campuran | Fosfat, protein, glukosa | Fosfolipid, fosfatid ( lemak, fosfat, kolin ) |
| Derivat Lemak | Berasal dari hidrolisis lemak | As lemak, gliserol, sterol, kolesterol |
Berdasarkan ikatan kimianya asam lemak terdiri
1) Asam lemak jenuh
- Dapat disintesis sendiri dalam tubuh ( non esensial )
- Kandungan ikatan rangkap pada rantai tidak ada
- Wujud lemak padat
- Contoh : mentega, gajih, asam stearatat, asam palmitat
2) Asam lemak tidak jenuk
- Tidak dapat disintesis sendiri ( essensial )
- Kandungan ikatan rangkap pada rantai ada
- Wujud lemak cair
- Contoh minyak jagung, minyak kedelai, asam linoleat, as linolenat, as arakhidonat
- Sumber lemak
1) Nabati : kelapa, miri, zaitun, kacang, avolead
2) Hewani : keju, daging, mentega, susu, ikan basah, minyak ikan
- Fungsi lemak
1) Pelindung tubuh dari pengaruh suhu rendah
2) Pelarut vitamin A, D, E, K
3) Pelindung alat-alat tubuh yang vital ( jantung, lambung)
4) Penghasil energi 1 gr = 9,3 kalori
5) Salah satu penyusun membran sel
6) Penyusun hormone dan vitamin (sterol )
7) Penyusun garam empedu as. Kholat (dalam hati ) dan hormone seks ( khusus untuk kolesterol )
- Vitamin
Adalah senyawa organic kompleks yang esensial untuk pertumbuhan dan fungsi biologis yang lain bagi makhluk hidup
Vitamin dari bahasa vital = hidup
Amin = senyawa yang mengandung gugus N
Menurut sifat kelarutannya
- Vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C)
- Vitamin yang larut dalam lemak ( vitamin A, D, E, dan K )
Macam-macam vitamin yang larut dalam air dan lemak, sumber fungsi dan akibat kekurangan dan kelebihan dapat dilihat dalam tabel 1.1
- Mineral
Merupakan substansi anorganik dan pada umumnya ditemukan dalam bentuk ion.
Fungsi mineral
1) Zat pengatur sehingga menyebabkan proses metabolism dalam tubuh berjalan normal contoh Ca dan zat kapur
2) Zat pembangun karena dapat mempengaruhi bentuk rangka
3) Mengatur tekanan osmosis dalam darah
4) Memberi elektrolit untuk kerja otot dan saraf
5) Pembentukan hormone tulang gigi dan darah
6) Menjaga keseimbangan asam dan basa
Berdasarkan jumlah asupan mineral yang dibutuhkan , mineral dibagi
1) Makroelemen/makronutrien
Dibutuhkan dalam jumlah banyak
Contoh : Natrium, Kalium, Kalsium, Fosfor, Magnesium, Klor dan Belerang
2) Mikroelemen/mikronutrien
Dituhkan dalam jumlah sedikit
Contoh : mangan, seng, tembaga, kobalt, kromium dan molybdenum
Maam-macam mineral, sumber , fungsi dan akibat kekurangan dan kelebihan dan dapat dilihat dalam tabel 1.2
- Air
Tubuh kita memerlukan air rata-rata 2,5 liter perhari
Fungsi air :
1) Pelarut beberapa jenis bahan makanan dan vitamin
2) Menjaga tekanan osmotik dalam sel
3) Mengangkut makanan ke jaringan tubuh
4) Mengangkut sisa metabolism keluar tubuh
5) Medium berbagai reaksi kimia dalam tubuh
6) Menjaga keseimbangan suhu tubuh
KEGIATAN BELAJAR 2
KEBUTUHAN ENERGI
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 2, Anda dapat:
- Siswa mampu mengidentifikasi asupan nilai gizi makanan siswa setiap hari selama 3 hari.
- Siswa mampu menghitung kebutuhan kalori siswa selama sehari
- 1. KEBUTUHAN ENERGI
Kebutuhan energi setiap orang berbeda tergantung
Umur, BB, Jenis kelamin, jenis pekerjaan dan Suhu lingkungan
Agar kebutuhan energi yang kita butuhkan terpenuhi maka kita harus mengkomsusi makanan yang bergizi yang berkecukupan untuk itu kita perlu tahu cara menghitung kalori dan menyusun menu seimbang
Kebutuhan energi secara keseluruhan bagi orang dewasa dapat diukur dengan
Dipenuhi beberapa hal
- Ø energi untuk metabolism basal [MB]
- Ø energy untuk pengaruh makanan yang diserap yang disebut Spesific Dinamic Action (SDA)
- Ø energy untuk pertumbuhan
- Ø energy untuk kerja luar jika otot otot melakukan sesuatu kerja [bersepeda ,olah raga dsb
keterangan
- 1. MB adalah sejumlah energy minimal yang diperlukan oleh tubuh dalam keadaan istrahat total, baik jasmani maupun rohani dengan posisi berbaring, tetapi tidak tidur dan suhu badan dalam keadaan normal. Rumus dasar yang digunakan untuk menghitung kebutuhan energy pada manusia adalah “:Metabolisme Basal Rata-rata “
Rumusnya
BMR laki-laki = 1 x kg BB x 24 jam
BMR perempuan = 0,9 x kg BB x 24 jam
Bagi usia diatas 50 th BMR turun ±10%
BMR laki-laki = 0,9 x kg BB x 24jam
BMR wanita = 0,8 x kg BB x 24jam
- Energy untuk kerja luar/kegiatan/aktivitas
¨ Aktivitas sangat ringan ( 20 % dari MB ) , contoh : duduk
¨ Aktivitas ringan ( 30 % dari MB ), contoh : Juru tulis, tata usaha dll
¨ Aktivitas sedang ( 40 % dari MB ), contoh : ibu rumah tangga, perawat dll
¨ Aktivitas berat ( 50 % dari MB ), contoh : sopir, olah ragawan, PRT dll
- Energy untuk pengaruh makanan yang disebut SDA (Specific Dynamic Action ) dapat diperhitungkan yaitu 10 % dari jumlah total antara metabolism dan aktivitas. Rumusnya adalah SDA = 10 % X (Metabolisme Basal + aktivitas)
- Energy untuk pertumbuhan balita diperhitungkan 12 % dari metabolism basal. Rumusnya = 12 % x Metabolisme Basal
Contoh perhitungan dengan metode Filipinos
Bila seorang dewasa ( pria atau wanita mempunyai berat badan 50 kg maka kecukupan kalori sehari sebagai berikut :
Pria
Metabolism basal = 1 X 50 X 24 = 1200 kal
Aktivitas ringan = 30 % X MB = 30 % X 1200 = 360 kal
Jumlah aktivitas + MB = 1200 + 360 = 1560 kal
SDA = 10 % X 1560 = 156 kal
Total kecukupan kalori = 1560 + 156 = 1716 kal
Wanita
Metabolism basal = ……………………………………………
Aktivitas ringan = ……………………………………………
Jumlah aktivitas + MB = ……………………………………………
SDA = ……………………………………………
Total kecukupan kalori = ……………………………………………
5. MENU MAKANAN SEIMBANG
Menu makanan seimbang artinya dalam mengumsumsi makanan perlu di perhatikan jenis makanan yang akan di makan meliputi kecukupan gizi ,susunan bahan makanan , komposisi/kandungan zat gizi dalam setiap bahan makanan.
kecukupan gizi setiap orang berbeda tergantung :
umur , BB dan Jenis pekerjaan
- 1. MENGHITUNG KALORI
Menghitung kalori didasarkan pada :
- Nilai kalori hasil proses pencernaan
Karbohidrat = 4,1 kal/gr
Protein = 4,1 kal/gr
Lemak = 9,3 kal/gr
- Berat bahan makanan dengan kandungan zat gizinya ( dalam tabel )
- Bahan makanan yang dapat dimakan ( B.d.d ) ( dalam tabel )
Contoh perhitungan kalori bahan makanan
| Macam bahan makanan | karbohidrat | Protein | Lemak | B.d.d |
| 750 gr nasi putih | 40,6 | 2,1 | 0,1 | 100 |
| 200 gr tempe kedelai murni | 12,7 | 18,3 | 4,0 | 100 |
| 200 gr tahu | 1,6 | 7,8 | 4,6 | 100 |
| 50 gr pete segar | 22,0 | 10,4 | 2,0 | 36 |
- 750 gr nasi putih
Karbohidrat = 750 % x 40,6 x 4,1 x 100 % x 1 kal = 1248,45 kal
Protein = 750 % x 2,1 x 4,1 x 100 % x 1 kal = 64,58 kal
Lemak = 750 % x 0,1 x 9,3 x 100 % x 1 kal = 6,98 kal
Hitunglah banyaknya kalori pada :
- 200 gr tempe
- 200 gr tahu
- 50 gr pete segar
Lengkapilah tabel berikut !
| Macam bahan makanan | Karbohidrat ( kal ) | Protein ( kal ) | Lemak ( kal ) | Jumlah ( kal ) |
| 750 gr nasi putih | 1248 | 64,58 | 6,98 | ………… |
| 200 gr tempe kedelai murni | ………….. | …………. | ………… | ………… |
| 200 gr tahu | ………….. | …………. | …………. | ………… |
| 50 gr pete segar | ……………. | …………. | ………… |
- MENYUSUN MENU
Setelah kalian mnegetahui cara penghitungan kecukupan kalori setiap orang maka kita akan mempelajari cara menyusun menu makanan seimbang.
Langkah yang ditempuh dalam menyusun menu :
- Menghitung kecukupan energy dan protein keluarga
Kecukupan energi dari lemak untuk orang indonesia adalah 10-20 % dari energi seluruh makanan.
Kecukupan energi dari lemak adalah 30 % protein hewani dan 70 % protein nabati
Catatan : jika energi dan protein terpenuhi, maka kcukupan lemak juga terpenuhi
Memperhatikan macam makanan yang digunakan sesuai dengan empat sehat lima sempurna yang terdiri makanan pokok, lauk pauk, sayur mayor, buah dan susu
- Makanan dibagi untuk pagi, siang dan malam
- Mengontrol kebutuhan lemak yaitu 10-20 % dari energi total
- Makanan untuk bayi dimasak khusus sesuai kebiasaan
Berikut ini adalah contoh menyusun menu seimbang pada anak laki-laki berusia 30 th dan berat badan 60 kg dengan aktivitas ringan
- Menghitung kebutuhan energi
| MB | = 1 x 60 x 24 | =1440 |
| Aktivitas ringan | = 30 % x 1440 | = 432 |
| ∑ aktivitas + MB | = 1440 + 432 | = 1872 |
| SDA | = 10 % x 1872 | = 187,2 |
| Total kecukupan energi | = 1872 + 187,2 | = 2059,2 |
Rumus menghitung protein
Protein yang dibutuhkan = BB sesungguhnya x protein dalam tabel
BB dalam tabel
= 60 x 49 = 53,45 (gr )
55
- Susunan bahan makanan energi, protein dan lemak untuk memenuhi kecukupan gizi = 2059,2 kalori
| Bahan | Berat (gr) | Energi (kal) | Protein (gr) | Lemak (gr) |
| Beras giling | 300 | 534 | 6,3 | 0,3 |
| Singkong | 200 | 292 | 2,4 | 0,6 |
| Sosis daging | 50 | 226 | 7,25 | 21,15 |
| Buncis | 100 | 70 | 4,8 | 0,8 |
| Cabe rawit | 100 | 103 | 4,7 | 2,4 |
| Telur ayam kampung | 100 | 361 | 16,3 | 31,9 |
| Apel | 200 | 116 | 0,6 | 0,8 |
| Susu kental | 100 | 336 | 8,2 | 10,0 |
| Semangka | 100 | 28 | 0,5 | 0,2 |
| 2066 | 51,05 | 68,15 |
- Mengontrol energi, kandungan protein dan lemak
Berdasarkan perhitungan antara kecukupan energi dan protein adalah 2059,2 dan 126,2 kal. Energi yang diperoleh dari susunan bahan makanan yaitu 2066 kal tidak berbeda jauh, kandungan protein dari penyusunan menu sebesar 51,05 gr, sedangkan dari kebutuhan 53,45 gr, berarti masih bias ditoleransi
Rincian kandungan protein tersebut
- Kandungan protein nabati = 19,3 x 100 % = 37,80 %
51,05
- Kandungan protein hewani = 31,75 x 100 % = 62,19 %
51,05
Kandungan lemak dari formula 68,15 x 9,3 kalori = 633,795 kalori, sehingga presentase kandungan lemak sebenarnya = 633,795 x 100 % = 30,67 %
2066
SIAPA BERANI
Nilai tersebut apakah bisa ditoleransi ?
KEGIATAN BELAJAR 3
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT PENCERNAAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 3, Anda dapat:
Siswa mampu menjelaskan kemungkinan yang terjadi apabila kekurangan/kelebihan asupan salah satu zat makanan.
KEMUNGKINAN YANG TERJADI APABILA SESEORANG KELEBIHAN ATAU KEKURANGAN SALAH SATU ZAT MAKANA
KEGIATAN BELAJAR 4
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT PENCERNAAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 4, Anda dapat:
Siswa mampu menjelaskan cara menguji kandungan zat makanan berupa protein, lemak, glukosa, amilum.
KEGIATAN BELAJAR 5
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT PENCERNAAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 5, Anda dapat:
- Siswa mampu menjelaskan struktur dan fungsi alat pencerrnanan makanan manusia.
- Siswa mampu membuat tabel alat/kelenjar, fungsi dan perubahan makanan.
- Menjelaskan proses pencernaan makanan, seperti karbohirat, lemak, protein.
ALAT SYSTEM PENCERNAAN MANUSIA
- Mulut
- Kerongkongan (esophagus)
- Lambung
- Usus halus
- usus besar
- rectum
- anus
Tabel Alat Kelenjar, Fungsi dan Perubahan Makanan
PROSES PENCERNAAN KARBOHIRAT, PROTEIN DAN LEMAK
KEGIATAN BELAJAR 6
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT PENCERNAAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 6, Anda dapat:
- 1. Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses hewan ruminansia.
- 2. Membedakan sistem pencernaan makanan manusia dan hewan ruminansia.
Pencernaan pada hewan
Mamalia (hewan ruminansia)
System pencernaan hewan ruminansia hmpir sama dengan manusia. Saluran pencernaan terdiri atas : mulut, kerongkongan, lambung ( rumen, reticulum, omasum, abomasums ), usus halus, usus besar dan anus. Kelenjar pencernaan meliputi : kelenjar ludah, kelenjar perut, elenjar usus, pancreas dan hati. Perbedaan system pencernaan pada ruminansia dengan manusia tetletak pada susunan dan fungsi gigi serta lambung.aliran makanan pada alat pencernaan sebagai berikut :
KEGIATAN BELAJAR 7
STRUKTUR DAN FUNGSI ALAT PENCERNAAN
>>Tujuan : Setelah selesai mempelajari kegiatan 7, Anda dapat:
- Menjelaskan kemungkinan penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan manusia.
- Mengidentifikasi cara menghindari/merehabilitasi penyakit/gangguan sistem pencernaan.
Kelainan/ penyakit dalam system pencernaan
- apendisitis : radang pada apendiks karena infeksi bakteri
- diare : gangguan penyerapan air di usus besar sehingga feses encer
- gastritis : radang pada lapisan mukosa dinding lambung
- sembelit : sulit buang besar karena usus besar mengabsorbsi air secara berlebihan dari feses
- hemaroid : pembengkakan vena didaerah anuus
salam,
senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, posting yang oke
salam kenal yee
ya salam kenal juga. maksih , tapi ni masih berantakan .mohon kritik dan saran ya